Halo from the other side...
Saat ini sih masih suka nulis kalo lagi pengen curhat aja atau moment tertentu (ohoo baru juga berapa tulisan). Harus stay positif thinking, and let me share to you Google!
Seperti biasa, sedang merindukan Bapak-anda tercinta dan tiba-tiba teringat akan dirimu juga Blog. Teringat masa-masa yang bahkan tidak pernah terpikirkan akan menjadi kenangan yang indah untuk saat ini. Bahkan, tidak pernah sekalipun terbesit untuk secara langsung mengungkapkan rasa bersyukur atau berterima kasih. Hanya bermodalkan kalimat "sudah seharusnya dilakukan", yang selama ini dianut.
Namun, pada seperempat abad ini, oh tidak! Mulai dari 6 tahun yang lalu, ketika merasa kehilangan yang teramat, ada secercah akal sehat yang kemudian terbuka. Betapa hal tidak terpikirkan, menjadi hal yang sangat dipikirkan hingga tahun-tahun berikutnya. Bahkan, mencoba mengungkit kembali hal tidak terpikirkan tersebut.
Menjadi stranger yang harus survive secara otodidak, tidaklah mudah. Keterbatasan situasi dan kondisi yang memang menjadi pemicu terbesar. Gen yang mengalir dalam darah ini sudah sangat kental. Belum adanya kesadaran ataupun penyadar diri. Hanya ego yang selalu dijunjung tinggi.
Selalu merasa rendah, tidak mampu bahkan sebelum mencoba, dan segala aspek ke-negatif-an yang ada. Selalu mengkambing hitamkan keadaan, selalu merasa kurang beruntung. Merasa hilang arah, tanpa sosok yang mampu mengarahkan. Menjadi seseorang yang hidup dalam bayang-bayang norma sosial.
Namun, sebagai otodidak-ers sejati, perjuangan belum selesai sampai disini. Masih banyak hal yang harus dipelajari. Pekerjaan masih banyak. Sebagai seorang peneliti (bisa dibilang begitu), trial and error harus dilakukan. Hey, terlalu sombong untuk mengatakan saat ini kamu sudah berhasil.
No comments:
Post a Comment